[Advertorial] Memulai dari Industri Kecil Mesin Tenun, Memimpin Dengan Mobil Sultan Century

[Advertorial] Memulai dari Industri Kecil Mesin Tenun, Memimpin Dengan Mobil Sultan Century

DeduktifDeduktif

Bisnis besar kebanyakan dimulai dari semangat-semangat kecil pada awalnya. Toyota, yang saat ini dikenal sebagai perusahaan otomotif terkemuka dunia bermula dari pemain kunci di bisnis tenun. Tepatnya bisnis mesin tenun. 

Sakichi Toyoda, Adalah seorang yang mematenkan alat tenun listrik otomatis pertama pada tahun 1891. Ia lalu membangun Toyoda Automatic Loom Works pada tahun 1926, sebuah perusahaan yang memproduksi mesin tenun otomatis secara besar-besaran. 

Rekam jejak sejarah Toyota yang pernah ditorehkan Sakichi Toyoda abadi dalam Toyota Commemorative Museum of Industry and Technology, Jepang. Linimasa Toyota dimulai saat keluarga Sakichi Toyoda menekuni bisnis mesin tenun dan merasa distribusi barang membikin pengeluaran mereka jadi bengkak.

Sejak saat itulah keluarga Toyoda membuat kendaraan khusus untuk memudahkan distribusi mesin tenun. Kiichiro Toyoda, anak Sakhici Toyoda lalu mempelajari otomotif dari Ford Amerika pada 1929. Ia lalu memulai produksi mobil, dari yang sederhana sampai mutakhir. 

Selama di Amerika, Kiichiro Toyoda langsung mengamati dan mempelajari proses manufaktur di berbagai pabrik mobil, termasuk General Motoir. Induk Chevy (Chevrolet) ini juga memproduksi mobil mewah Cadillac dan Buick. Kiichiro punya asa untuk mengembangkan industri mobil domestik di Jepang.

Kiichiro mengaplikasikan ilmu otomotif dari pabrikan Amerika, khususnya soal efisiensi, lini perakitan, hingga rantai pasok (supply chained) untuk mengembangkan sistem produksi Toyota (Toyota Production System/TPS)-yang akhirnya merevolusi industri otomotif global. 

Dengan dukungan dan dana dari penjualan paten mesin tenun otomatis ayahnya, Kiichiro memulai program pengembangan otomotif pada tahun 1930-an. Model produksi pertama Toyota adalah truk G1 pada tahun 1935, diikuti oleh mobil penumpang prototipe pertama, Model A1 pada tahun 1935, kemudian Model AA Sedan pada tahun 1936. 

PascaPerang Dunia II, mobil seperti Toyopet Crown--yang diperkenalkan tahun 1955--menjadi produksi massal mobil penumpang Jepang pertama hingga mampu ekspor ke pasar luar negeri. Model seperti Publica, Starlet, lalu Agya atau Calya, saat ini melanjutkan tradisi mobil kecil dan murah Toyota.

Saat ini dalam dunia otomotif, Toyota Grup memfokuskan Low Cost Green Car (LCGC) yang lebih ramah lingkungan dan murah. Mereka juga bermain di jalur cross dengan Avanza dan Kijang. Lalu melangkah ke sedan mewah Corolla dan Crown. Hingga akhirnya bermutasi dengan Lexus dan Century sebagai jenama ultra mewah. 

Si Mewah Untuk Kelas Menengah

Toyota mengembangkan lini model untuk segmen menengah seperti Corona dan Corolla. Corolla masih menjadi salah satu mobil terlaris di dunia sepanjang masa yang menawarkan kombinasi keandalan, efisiensi, dan harga wajar. Segmen ini juga mencakup model populer lainnya seperti Camry, Avanza, dan Kijang Innova, sampai Zenix.

Pada tahun 1989, Toyota meluncurkan merek bernama Lexus untuk menantang merek-merek mobil mewah Eropa dan Amerika. Lexus dengan cepat mendapatkan reputasi untuk kualitas, keandalan, dan layanan pelanggan yang luar biasa, di antara hegemoni Eropa dan Amerika. Model andalannya adalah Lexus RX dan Lexus LS.

Toyota terus berinovasi dan memperluas portofolionya. Pada Japan Mobility Show 2025 (sebelumnya Tokyo Motor Show) di Tokyo Big Sight, mereka merilis Kembali Century Concept atau Century Coupe Rolls Royce dan Bentley. Century pertama kali diperkenalkan pada tahun 1967, bertepatan dengan peringatan 100 tahun kelahiran Sakichi Toyoda.  

“Century, adalah new pinnacle (puncak baru) dari Astra. Tapi semua masih dalam konsep, dan penelitian masih terus berlangsung,” ungkap Marketing Division Head Toyota Astra Motor (TAM), Resha Kusuma Atmaja. 

Meski begitu Toyota tetap mengandalkan desain emosional yang semakin futuristik, dan desain fungsional yang lebih multiguna dan nyaman. 

“Yang pasti, kehadiran Century ini menunjukkan ambisi Toyota untuk mencakup seluruh spektrum pasar otomotif, dari mobil paling dasar hingga puncak kemewahan,” kata Resha. 

Sebagai mobil ultra-mewah (Toyota Century), Century diposisikan sebagai limusin termewah untuk pasar domestik Jepang. Merek ini juga sering digunakan oleh pejabat tinggi dan keluarga kekaisaran. 

*Tulisan ini adalah konten advertorial dan tidak sepenuhnya mencerminkan pandangan redaksi.

[Advertorial] Memulai dari Industri Kecil Mesin Tenun, Memimpin Dengan Mobil Sultan Century

Bisnis besar kebanyakan dimulai dari semangat-semangat kecil pada awalnya. Toyota, yang saat ini dikenal sebagai perusahaan otomotif terkemuka dunia bermula dari pemain kunci di bisnis tenun. Tepatnya bisnis mesin tenun. 

Sakichi Toyoda, Adalah seorang yang mematenkan alat tenun listrik otomatis pertama pada tahun 1891. Ia lalu membangun Toyoda Automatic Loom Works pada tahun 1926, sebuah perusahaan yang memproduksi mesin tenun otomatis secara besar-besaran. 

Rekam jejak sejarah Toyota yang pernah ditorehkan Sakichi Toyoda abadi dalam Toyota Commemorative Museum of Industry and Technology, Jepang. Linimasa Toyota dimulai saat keluarga Sakichi Toyoda menekuni bisnis mesin tenun dan merasa distribusi barang membikin pengeluaran mereka jadi bengkak.

Sejak saat itulah keluarga Toyoda membuat kendaraan khusus untuk memudahkan distribusi mesin tenun. Kiichiro Toyoda, anak Sakhici Toyoda lalu mempelajari otomotif dari Ford Amerika pada 1929. Ia lalu memulai produksi mobil, dari yang sederhana sampai mutakhir. 

Selama di Amerika, Kiichiro Toyoda langsung mengamati dan mempelajari proses manufaktur di berbagai pabrik mobil, termasuk General Motoir. Induk Chevy (Chevrolet) ini juga memproduksi mobil mewah Cadillac dan Buick. Kiichiro punya asa untuk mengembangkan industri mobil domestik di Jepang.

Kiichiro mengaplikasikan ilmu otomotif dari pabrikan Amerika, khususnya soal efisiensi, lini perakitan, hingga rantai pasok (supply chained) untuk mengembangkan sistem produksi Toyota (Toyota Production System/TPS)-yang akhirnya merevolusi industri otomotif global. 

Dengan dukungan dan dana dari penjualan paten mesin tenun otomatis ayahnya, Kiichiro memulai program pengembangan otomotif pada tahun 1930-an. Model produksi pertama Toyota adalah truk G1 pada tahun 1935, diikuti oleh mobil penumpang prototipe pertama, Model A1 pada tahun 1935, kemudian Model AA Sedan pada tahun 1936. 

PascaPerang Dunia II, mobil seperti Toyopet Crown--yang diperkenalkan tahun 1955--menjadi produksi massal mobil penumpang Jepang pertama hingga mampu ekspor ke pasar luar negeri. Model seperti Publica, Starlet, lalu Agya atau Calya, saat ini melanjutkan tradisi mobil kecil dan murah Toyota.

Saat ini dalam dunia otomotif, Toyota Grup memfokuskan Low Cost Green Car (LCGC) yang lebih ramah lingkungan dan murah. Mereka juga bermain di jalur cross dengan Avanza dan Kijang. Lalu melangkah ke sedan mewah Corolla dan Crown. Hingga akhirnya bermutasi dengan Lexus dan Century sebagai jenama ultra mewah. 

Si Mewah Untuk Kelas Menengah

Toyota mengembangkan lini model untuk segmen menengah seperti Corona dan Corolla. Corolla masih menjadi salah satu mobil terlaris di dunia sepanjang masa yang menawarkan kombinasi keandalan, efisiensi, dan harga wajar. Segmen ini juga mencakup model populer lainnya seperti Camry, Avanza, dan Kijang Innova, sampai Zenix.

Pada tahun 1989, Toyota meluncurkan merek bernama Lexus untuk menantang merek-merek mobil mewah Eropa dan Amerika. Lexus dengan cepat mendapatkan reputasi untuk kualitas, keandalan, dan layanan pelanggan yang luar biasa, di antara hegemoni Eropa dan Amerika. Model andalannya adalah Lexus RX dan Lexus LS.

Toyota terus berinovasi dan memperluas portofolionya. Pada Japan Mobility Show 2025 (sebelumnya Tokyo Motor Show) di Tokyo Big Sight, mereka merilis Kembali Century Concept atau Century Coupe Rolls Royce dan Bentley. Century pertama kali diperkenalkan pada tahun 1967, bertepatan dengan peringatan 100 tahun kelahiran Sakichi Toyoda.  

“Century, adalah new pinnacle (puncak baru) dari Astra. Tapi semua masih dalam konsep, dan penelitian masih terus berlangsung,” ungkap Marketing Division Head Toyota Astra Motor (TAM), Resha Kusuma Atmaja. 

Meski begitu Toyota tetap mengandalkan desain emosional yang semakin futuristik, dan desain fungsional yang lebih multiguna dan nyaman. 

“Yang pasti, kehadiran Century ini menunjukkan ambisi Toyota untuk mencakup seluruh spektrum pasar otomotif, dari mobil paling dasar hingga puncak kemewahan,” kata Resha. 

Sebagai mobil ultra-mewah (Toyota Century), Century diposisikan sebagai limusin termewah untuk pasar domestik Jepang. Merek ini juga sering digunakan oleh pejabat tinggi dan keluarga kekaisaran. 

*Tulisan ini adalah konten advertorial dan tidak sepenuhnya mencerminkan pandangan redaksi.